Seperti dikutip dari Bola, Al Nassr mengamankan tiket ke partai puncak setelah menumbangkan utusan Qatar, Al Ahli, dengan keunggulan telak 5-1 pada babak semifinal. Sementara itu, Gamba Osaka melaju ke final seusai menyingkirkan wakil Thailand, Bangkok United, lewat kemenangan agregat 3-1.
Sorotan utama pada laga ini tertuju kepada megabintang Cristiano Ronaldo yang berpeluang meraih trofi Asia pertamanya semenjak memperkuat Al Nassr selama empat musim. Keuntungan besar dimiliki raksasa Arab Saudi ini karena laga pamungkas digelar di markas mereka sendiri dengan komposisi pemain yang dinilai lebih diunggulkan.
Meskipun memiliki kesempatan besar mengukir sejarah di Asia, Cristiano Ronaldo dikabarkan tidak akan dipasang sebagai starter oleh pelatih Jorge Jesus. Langkah mengistirahatkan beberapa pilar penting di bangku cadangan ini diambil akibat padatnya jadwal kompetisi yang dihadapi tim.
Laporan dari media Saudi Al Riyadiyah menyebutkan bahwa Jorge Jesus telah meramu formasi utama untuk menghadapi Gamba Osaka. Salah satu nama yang disiapkan untuk mengisi lini depan sejak awal pertandingan adalah Abdullah Al Hamdan.
Abdullah Al Hamdan merupakan sosok yang paling sering masuk menggantikan posisi Cristiano Ronaldo di lapangan. Penyerang Al Nassr, Joao Felix, tetap menyuarakan rasa optimisme tinggi menjelang duel penentu juara tersebut.
Ini akan menjadi pertandingan yang sulit, dan kami akan menghadapi tim yang bermain bagus, terutama di lini tengah." ujar Joao Felix.
"Kami akan bekerja keras untuk memenangkan dua pertandingan tersisa musim ini untuk mengamankan gelar juara," kata Joao Felix.
Gamba Osaka Siap Hadapi Tekanan Cuaca
Kubu lawan menunjukkan rasa percaya diri yang tidak kalah besar menjelang laga final di Riyadh. Kapten Gamba Osaka, Shinnosuke Nakatani, menegaskan bahwa timnya sama sekali tidak gentar menghadapi kekuatan Al Nassr maupun nama besar Cristiano Ronaldo.
Kendala utama yang diwaspadai oleh wakil Jepang tersebut justru beralih pada faktor kondisi lingkungan di Arab Saudi. Shinnosuke Nakatani menyebut cuaca kering sebagai tantangan yang harus segera diatasi oleh rekan-rekannya.
"Kami khawatir tentang cuaca kering di Riyadh; kami tidak terbiasa dengan itu, dan kami harus beradaptasi," kata Shinnosuke Nakatani.
"Kami memiliki kesempatan untuk bermain melawan Cristiano Ronaldo, pemain terbaik di dunia, dan pemain top lainnya. Kami tahu itu akan sulit, tetapi kami bertekad untuk memenangkan kejuaraan," ujar Shinnosuke Nakatani.
Shinnosuke Nakatani juga menambahkan bahwa performa Gamba Osaka di kompetisi domestik tidak bisa menjadi ukuran untuk menilai kekuatan mereka di panggung internasional. Walaupun saat ini bertengger di peringkat ketiga klasemen sementara J-League, klubnya siap menyajikan performa berbeda demi membawa pulang piala.
"Level kami di turnamen ini benar-benar berbeda dari liga, dan kami mampu memenangkan gelar," kata Shinnosuke Nakatani.




Timnas Skotlandia Umumkan Skuad untuk Piala Dunia 2026, Scott McTominay Masih Jadi Bintang Utama
Johann Zarco Alami Cedera Serius usai Crash Horor di MotoGP Catalunya 2026, Mengaku Lebih Takut daripada Kesakitan
John Herdman: Timnas Indonesia Butuh Talenta Lokal yang Tembus Liga-Liga Terbaik Dunia, Hampir Berhasil dengan Marselino Ferdinan